Total Chaos
PROLOGUE
Entah kenapa, aku merasa kalau aku aneh.
Aku memiliki sebuah kemampuan, dimana yang kuharapkan atau kupikirkan menjadi kenyataan. Aku pernah berpikir bahwa aku akan diberi temanku apel. Dan beberapa detik kemudian, temanku datang, membawa sekeranjang penuh apel dan memberikan 1 apel padaku. Juga, aku pernah berpikir bahwa menu makan malam hari ini adalah ramen dingin. Dan ketika malam tiba, yang tersedia di meja makan adalah 1 panci penuh ramen dingin.
Sebenarnya aku bangga akan hal itu dan ingin mengumumkannya pada temanku dan seluruh keluargaku—namun aku takut jika mereka semua memaksaku untuk tidak berpikir, atau, aku dibawa ke seorang psikiater dan disembuhkan. Aku sangat takut akan hal itu. Karena itu—
Aku memiliki sebuah kemampuan, dimana yang kuharapkan atau kupikirkan menjadi kenyataan. Aku pernah berpikir bahwa aku akan diberi temanku apel. Dan beberapa detik kemudian, temanku datang, membawa sekeranjang penuh apel dan memberikan 1 apel padaku. Juga, aku pernah berpikir bahwa menu makan malam hari ini adalah ramen dingin. Dan ketika malam tiba, yang tersedia di meja makan adalah 1 panci penuh ramen dingin.
Sebenarnya aku bangga akan hal itu dan ingin mengumumkannya pada temanku dan seluruh keluargaku—namun aku takut jika mereka semua memaksaku untuk tidak berpikir, atau, aku dibawa ke seorang psikiater dan disembuhkan. Aku sangat takut akan hal itu. Karena itu—
....aku berpikir bahwa seluruh keluarga dan temanku terlibat oleh sebuah pembantaian massal.
Hey, aku jahat 'kan? Kalian boleh memanggilku apa saja. Aku tidak keberatan. Namun—aku semakin bingung. Semakin aku berpikir, semakin aku tersiksa dan akhirnya aku masuk ke dalam sebuah dunia yang—katakanlah, berbeda. Bagaikan campuran antara surga dan neraka. Namun aku bisa memanipulasi dunia itu—juga dunia yang kutempati sebelumnya. Ya, Bumi.
Sekarang kalian boleh menganggapku curang. Aku tidak keberatan—sama sekali tak keberatan. Yang penting, aku bisa memindahkan semua manusia tak bersalah ke posisi 'bersalah', memanfaatkan mereka dengan memasukkan sebuah kemampuan aneh sebagai balasan bagi orang - orang yang tidak menganggapku—juga memasukkan makhluk - makhluk aneh ke dunia dan menyebabkan kekacauan.
Keberatan? Oke. Kau tak akan mengetahui apa yang akan terjadi padamu selanjutnya.
Regards,
Judge.